Chronomaster Revival “Shadow” adalah sebuah jam baru dari Zenith dengan sejarah misterius

Merek jam mewah asal Swiss, Zenith baru saja merilis sebuah jam yang cukup menarik dengan Zenith Chronomaster Revival “Shadow”. Jam ini terinspirasi dari sebuah prototipe yang diciptakan setelah Zenith menciptakan movement El Primero Calibre pada tahun 1970, jam ini adalah sebuah chronograph manual winding yang memiliki case berwarna hitam yang tidak umum pada waktu itu. Bahkan karyawan dan pembuat jam Zenith bahkan belum pernah mendengar atau melihat jam prototipe ini, catatan tentang jam ini pun sangat jarang ada.

Prototipe ini sayangnya tidak pernah diproduksi dan dikomersialkan oleh Zenith, sampai tahun lalu tim dari Zenith menemukan jam ini di loteng rahasia di mana Charles Vermont pernah menyimpan semua suku cadang dan rancangan movement El Primero.

Hasil dari penemuan ini adalah Zenith Chronomaster Revival “Shadow” yang secara langsung menciptakan ulang prototipe tersebut dengan memiliki ukuran case yang sama dengan 37 mm.

Bedanya, jika jam prototipe menggunakan bahan case stainless steel yang memiliki coating berwarna hitam. Maka jam baru ini menggunakan bahan microblasted titanium, yang membuat bahan yang ringan namun kuat ini mendapatkan warna abu-abu kehitaman dengan finish yang seluruhnya matte.

Selain itu, jika jam prototipe dari 1970 menggunakan movement manual winding, Zenith Chronomaster Revival “Shadow” menggunakan movement chronograph automatic El Primero 4061 yang bisa terlihat melalui glass caseback di belakang jamnya.

Movement ini berdetak sebanyak 36,000 VpH dan memiliki power reserve selama 50 jam, serta ketahanan terhadap air sampai 5 ATM.

Walaupun bernuansa gelap, jam ini masih bisa dengan nyaman terbaca. Dengan counters dan skala tachymeter yang berwarna abu-abu dan kontras dengan dial yang berwarna deep black matte. Hands dan applied markersnya memiliki Superluminova yang memancarkan cahaya hijau yang terang di kegelapan.

Jam ini dilengkapi dengan strap rubber berwarna hitam dengan sebuah cordura-effect lewat stitching berwarna putih, melengkapi tampilan strapnya adalah pin buckle yang terbuat dari titanium dan memiliki microblasted finish.

Harga untuk jam ini dari Zenith adalah 8,400 CHF atau setara dengan Rp 128 juta, tentu itu belum termasuk pajak dan margin dari butik ketika dijual di Indonesia.

SPECS

Chronomaster Revival ‘Shadow”

Reference:              97.T384.4061/21.C822

Key points: Original 1969 case with 37mm diameter, Automatic El Primero column-wheel chronograph

Movement: El Primero 4061 Automatic

Frequency: 36,000 VpH (5 Hz)

Power reserve: min. 50 hours

Functions: Hours and minutes in the centre. Small seconds at nine o’clock. Chronograph: central chronograph hand, 12-hour counter at six o’clock, 30-minute counter at three o’clock. Tachymetric scale.
Case: 37-mm

Material: microblasted titanium

Dial: Black dial with grey counters and tachymeter scale
Water-resistance: 5 ATM

Price: 8400 CHF
Hour-markers: Rhodium-plated, faceted and coated with Super-LumiNova®SLN C1
Hands: Rhodium-plated, faceted and coated with Super-LumiNova®SLN C1

Bracelet & Buckle: Black “cordura effect” strap and white stitching. Microblasted titanium pin buckle.

Written by

Seorang jurnalis veteran dengan pengalaman lebih dari satu dekade untuk penulisan tentang bisnis dan lifestyle. Salah satu reviewer otomotif terkemuka di Indonesia dengan pengalaman mencoba mobil-mobil di segmen luxury di berbagai negara, sudah menulis puluhan mobil dari premium sampai ke ultra-luxury, dari Rolls-Royce Phantom sampai ke Bugatti Chiron.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: